Menang lomba yang jurinya teman sendiri saja, bangganya minta ampun,” rutuk Abu Kencana gusar, tapi pandangannya tak lepas dari layar ponselnya. Aku tak bisa menahan gelak tawa. Bagiku, orang ngamuk-ngamuk, apalagi dikarenakan sastra, adalah hiburan kelas wahid. Dengan kocak, lugu, dan sedikit ugal-ugalan, sastrawan cum pedagang buku Gunawan Tri Atmodjo memfiksikan pengalaman-pengalaman…