Pendemi yang datang beberapa tahun yang lalu juga dirasakan El. Ia menjadi sulit untuk beraktivitas di pondok. Tapi, El santai dan berusaha mencari jalan keluar agar pendamik tidak menghalanginya belajara dan beraktivitas. Sebentar lagi ujian akhirr sekolah. Agus khawatir nilainya ada yang jelek lagi. Ia tidak ma dimarahi ibunya terus. Hampir saja agus berbuat curang kalau el tidak mencegahya…
El sekarang lebih mandiri. dia berusaha menyelesaikansemua persoalan yang dia hadapi di pesantren dengan caraya sendiri. Meski jarang ia malah mendapatkan masalah karena ulahnya itu. Tapi El tetap happy dan berusaha belajar dari kesalahan-kesalahannya itu. Unik, lucu dan menggemaskan. itulah El.
El sekarang tidak hanya lebih mandiri tapi juga kekinian. El tertaarik untuk nge-prank gara-gara nonton youtobe saat liburan di rumah. El mencona pakai masker wajah untuk menghilangkan jerawat di wajahnya. El juga tertarik menanam cabai di dalam pot gara-gara harga cabai yang mahal. m.. apa yang El dapatkan dri semua itu? El pintar, lucu dan jail, bahkan tak jarang bikin masalah karena kejahil…
Katanya pesantren enggak enak, enggak bebas. itu kata orang. faktanya El malah happ masuk pesantren di sana dia berkenalan dengan sahabat-sahabatnya yang kocak-nyebelin tapi baik hati. mereka menghabiskan waktu seru di pesantren. aksi-aksi El dan para sahabatnya bikin ketawaw sakit perut sekaligus mengharukan.